mercredi 1 janvier 2014

Aspek Modernitas Banten 4



Nilai modernitas keempat dapat dikaji dari “Spesialisasi dalam Keahlian”. Sejarah Banten merefleksikan bahwa sebuah masyarakat kota pernah terbangun antara abad X dan XVII sebelum berdirinya kota kolonial di Serang. Kota Banten telah menyisakan banyak toponim yang mengacu pada tempat-tempat yang mengindikasikan jenis pekerjaan penduduk. Banyak pula artefak yang menunjukkan sisa-sisa kegiatan pertukangan: metalurgi (kapandean), kerajinan tanah liat bakar atau gerabah (panjunan), pengelolaan merica (pamarican) dan lainnya. Di  bidang lain, ada kelompok masyarakat yang mengkhususkan keahliannya di bidang pendidikan dan pengajaran (kepakihan, kasunyatan), keprajuritan (kasatryan) dan lainnya. Elemen modernitas jenis ini pastilah mengacu pada jenis-jenis pekerjaan tertentu yang memerlukan keahlian khusus. Keahlian itu menjadi ukuran pencapaian sebuah masyarakat yang mengutamakan profesionalisme dalam tradisi urban society ((Moh. Ali Fadillah).