dimanche 1 septembre 2013

Anugerah Pelopor Inovasi

GUBERNUR TERIMA ANUGERAH PELOPOR SISTEM INOVASI DAERAH DARI KEMENRISTEK
Di Posting oleh Editor Biro Humas dan Protokol pada 29th Agustus, 2013
JAKARTA




Gubernur Banten- Hj.Ratu Atut Chosiyah, Kamis (29/8), menerima Anugerah Pelopor Sistem Inovasi Daerah (Sida) dari Kementrian Riset dan Teknologi (Kemenristek) RI yang diserahkan langsung oleh Menristek-Gusti Muhamad Hatta kepada Gubernur Banten di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta yang bertepatan dengan puncak perayaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas).

Ada 11 gubernur yang mendapat penghargaan yang sama termasuk di dalamnya Gubernur Banten, di antaranya ada Gubernur Jawa Barat-Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Tengah-Ganjar Pranowo, Jawa Timur, Lampung, Kalimantan Timur, Sumatera Utara , Gorontalo, Bengkulu, Sumatera Selatan dan Sulawesi Selatan. Menurut pandangan Kemenristek, Gubernur Banten dinilai layak meraih penghargaan tersebut karena, karena sebagai pimpinan provinsi/Kepala Daerah, Gubernur Banten telah memiliki sikap proaktif dan prakarsa yang tinggi dalam mempelopori pelaksanaan penguatan SIDa di Provinsi Banten.

Sebelumnya penilaian kepeloporan penguatan SIDa telah dilakukan oleh Tim Gabungan dari Kemenristek dan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan aspek yang dinilai meliputi keberpihakan Gubernur/Kepala Daerah dalam mewujudkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) yang mendorong daya saing daerah, sinergitas stakeholdersiptek di daerah, prakarsa gubernur untuk mengembangkan tema-tema strategis di daerah.
Adapun dasar pengembangan SIDa adalah Peraturan Bersama Kemenristek dan Kemendagri Nomor 03 tahun 2012 dan Nomor 36 taun 2012 tentang Penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa).

Gubernur Banten menyampaikan bahwa dengan diterimanya anugerah Pelopor Sida dari Kemenristek, hal itu menjadikan sebuah tantangan bagi Banten untuk terus berupaya mengembangkan sistem inovasi daerah yang akan dijadikan unggulan di Provinsi Banten di antaranya bidang ketahanan pangan, industri petrokimia dan juga produk unggulan lainnya.  Pemerintah Provinsi Banten melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) dan Dewan Riset Daerah (DRD) nantinya akan bekerja sama dengan Perguruan Tinggi serta lembaga riset lainnya untuk mengembangkan Sida tersebut. “Penghargaan ini menjadi sebuah tantangan bagi kami untuk segera merealisasikan Sida ini dalam upaya meningkatkan daya saing daerah” tutur Gubernur.

Sementara Kepala Balitbangda Provinsi Banten-Mohamad Ali Fadillah mengatakan bahwa Banten menjadi salah satu daerah yang menjadi pelopor Sistem Inovasi Daerah karena sudah memiliki payung hukum berupa Peraturan Gubernur (Pergub) untuk penyusunan Tim Kordinasi Sistem Inovasi Daerah. “Selanjutnya tim tersebut nantinya akan segera menyusun roadmap Sida, untuk menentukan produk unggulan Banten. Kita akan segera menyusun roadmap Sida dan menyusun cluster-cluster serta pusat produk unggulan terutama untuk bidang ketahanan pangan, petrokimia dan pengembangan desa inovatif. Dalam satu hingga dua tahun ke depan hal itu akan segera direalisasikan” kata Kepala Balitbangda Provinsi Banten.

Anugerah SIDa sendiri adalah keseluruhan proses dalam satu sistem untuk menumbuhkembangkan inovasi yang dilakukan antar institusi pemerintah, pemerintah daerah, lembaga kelitbangan, lembaga pendidikan, penunjang inovasi, dunia usaha, dan masyarakat di daerah.






- See more at: http://www.humasprotokol.bantenprov.go.id/gubernur-terima-anugerah-pelopor-sistem-inovasi-daerah-dari-kemenristek/#sthash.fRDsl5x7.dpuf

Aucun commentaire:

Enregistrer un commentaire